Chat with us, powered by LiveChat

Icardi Tidak Sakit Hati Pernah Didepak Inter Milan

Icardi Tidak Sakit Hati Pernah Didepak Inter Milan

Bossbola88.net – Mauro Icardi terbuang dari Inter Milan semenjak kedatangan Antonio Conte sebagai manager. Tapi hal tersebut tidak membuat Icardi sakit hati, ia justru mendoakan Inter sukses bersama Conte.

Inter terpaksa melepas Icardi ke Paris Saint-Germain (PSG) pada jendela transfer musim panas kemari sebagai pesepakbola pinjaman selama satu musim plus opsi permanen. Penyebabnya, penyerang asal Argentina itu tidak masuk dalam rencana permainan Conte. Sebagai Icardi, Conte memohon Inter mendatangkan Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.

Bukan cuma itu, perseteruan Icardi dengan manajemen Inter mengenai permintaan kontrak anyar menjadi pemantiknya. Pada pertengahan musim 2018-19, agen Icardi sekaligus istrinya, Wanda Nara, mendesak pihak klub untuk menaikkan gaji penyerang 26 tahun itu dalam klausul kontrak anyar.

Merasa didikte pihak Icardi, manajemen klub akhirnya mengambil keputusan dengan mencabut status kapten tim serta membekukannya dari Pasukan selama dua bulan. Belakangan ada berita yang menyebut tak turunnya Icardi dari Pasukan Inter saat itu disebabkan tengah memulihkan cedera.

Sempat terancam tidak bisa bermain di musim 2019-2020, Icardi lega bisa bergabung dengan PSG. Dia kini tengah menikmati pengalaman pertamanya bermain di luar Italia. Striker asal Argentina itu tidak mau mengungkit situasi tidak mengenakan yang pernah dialaminya bersama Inter.

“Saya berada di PSG musim ini dan target saya adalah memberikan yang terbaik untuk jersey ini. Selanjutnya, di akhir musim, sekitar Mei atau Juni, kami akan lihat apa yang akan terjadi. Ini masih terlalu awal membicarakannya,” ujar Icardi dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport.

Memperoleh perlakuan yang tak baik selepas … musim membela La Beneamata, Icardi akui tidak sakit hati. Sebaliknya, ia justru mendoakan Inter mampu meraih gelar kampiun di bawah asuhan Antonio Conte.

“Saya cuma bisa berharap yang terbaik bagi Inter di setiap kompetisi. Aku masih punya banyak teman di Milan. Bersama Conte, akan jadi musim yang pas untuk meraih scudetto,” tutupnya.

Penampilan Inter terbilang oke di awal Liga Serie A Italia 2019-2020, sempat meraih tujuh kemenangan beruntun I Nerazzurri menelan kekalahan perdana di Liga Serie A Italia 2019-2020 di pekan delapan. La Beneamata takluk 1-2 dari Juventus yang menyebabkan Lautaro Martinez dkk turun ke peringkat dua berselisih satu poin dari Juve yang mengambil alih posisi teratas klasemen.